Sabtu, 21 Desember 2013

Siomay Goreng

Alhamdulillah,,,akhirnya bisa duduk manis di depan laptop dan punya kesempatan buat posting masakan lagi. Kangen banget rasanya lama tidak berbagi resep dengan sahabat dapur aneila.
Alhamdulillah juga, di tengah-tengah kesibukan membuat pesanan pie, cake dan klappy, aku masih bisa membuat menu masakan yang sangat menjadi favorit keluarga kecilku. Suatu kebanggan tersendiri bisa menyuguhkan masakan spesial untuk keluarga di waktu weekend.
Siomay goreng ini, sudah kali ke duanya aku buat untuk hidangan waktu weekend tiba. Di rumah lebih senang dengan siomay goreng, jadi siomay yang setelah direbus dalam air mendidih, tidak aku masukkan ke tempat kukusan, melainkan aku goreng terlebih dahulu.
Resep siomay ini aku jiplak dari resep milik Mbak Ricke. Hanya saja yang aku bedakan dalam jenis ikan yang digunakan.
Disiomay goreng ini, aku memakai ikan tengiri dan udang. Untuk jenis ikan yang digunakan, dapat diganti dengan ikan yang tersedia dirumah atau dipasar. Memakai ikan kakap atau ikan patin juga bisa. Diganti dengan daging ayam dan udang juga bisa, seperti yang Mbak Ricke buat.
Cara bikinnya pun mudah, hanya butuh ketelatenan.



Heeeemmmm,,,,yuuummmmyyyyy,,,,langsung  serbu siomay gorengnya. Tapi siomay yang aku uat ini tidak lengkap :( . Nggak ada kentang dan kol nya. Kelupaan waktu belanja ke pasar. hehehe,,,maklum pelupa :D Tapi tetap kok meskipun tidak komplit, siomay buatanku tetep enak dan lezat, gak kalah sama yang di jual abang-abang siomay. Malah menurut aku, lebih jauh enakan buatanku (PeDenya kumat). Sampai-sampai di rumah untuk menu makan malam pun tetep siomay goreng yang jadi jauranya hihihihi halah bahasanya nggak banget (tutup muka sendiri).
Langsung aja aku tulis resepnya,,, monggo disimak dan  bisa langsung dipraktekkan ya bunda *_^


                                                               SIOMAY GORENG
                                                                  by Ricke Indriani
Bahan:
500    gram    daging ikan tengiri giling (aku pakai 1/4 ikan tengiri dan 1/4 udang)
5        siung    bawang merah, haluskan
4        siung    bawang putih, haluskan
1        sdt        garam
1/4     sdt        merica bubuk
2        sdm      gula pasir
1/2     sdt        kaldu bubuk (optional)
1        sdm      kecap ikan
1        sdm      minyak goreng
100    gram    labu siam  (parut kasar dan jangan diperas)
3        butir     telur , kocok lepas
2        btng      daun bawang
200    gram    tepung sagu tani (berhubung di dapur enggak ada, aku  ganti dengan tepung tapioka/kanji)

Pelengkap:
-  Kentang belah menjadi 2 bagian
-  Kol, perlembarnya lipat seperti amplop
-  Pare , potong seperti tabung dan baung  biji.
-  Tahu putih/coklat, potong segi tiga dan belah tenganhnya.
(kukus semua bahan pelengkap)
-  Telur rebus, belah menjadi 2 bagian.

Cara:
-   Campur daging ikan tengiri dan udang yang sudah digiling tadi dengan bawang merah halus, bawang putih halus, garam, merica bubuk, kaldu bubuk, gula pasir, kecap ikan dan minyak goreng,
Aduk hingga rata dan tercampur semua bahan. 
-   Masukkan labu siam. Lalu masukkan telur sedikit demi sedikit dan aduk hingga tercampur rata.
-   Masukkan daun bawang, aduk rata.
-   Terakhir masukkan tepung sagu lalu uleni hingga kalis dan dapat dibentuk.
-   Sebagian dibentuk seperti bakso  dan rebus dalam air panas hingga siomay mengapung (tandanya sudah matang) lalu tiriskan. Jika ingin di goreng, setelah tiris lalu goreng hingga berwarna kecoklatan (asal terlihat coklat saja).
    Sebagian lagi bisa diisikan pada bahan pelengkap seperti tahu dan pare.
-  Sebelum dihidangkan, panaskan siomay/siomay goreng dan semua bahan pelengkap dalam satu kukusan.

Saus Kacang
500   gram     kacang tanah, digoreng dan haluskan.
5       buah     cabai merah, haluskan
5       siung    bawang putih, haluskan
2       lembar   daun jeruk, sobek-sobek
1       sdm       garam (peres)  -----> sesuai selera yaaaa
3       sdm      gula pasir ------->  sesuai selera yaaa
1       sdm      air jeruk nipis
1       liter       air

Cara:
-  Tumis cabai merah, bawang putih, daun jeruk hingga harum. Lalu masukkan air, aduk hingga rata.
-   Masukkan kacang tanah gorengb yang telah dihaluskan, aduk rata. Masukkan garam dan gula.
-   Masak hingga mendidih dan aduk terus hingga mengental dan keluar minyak dari kacang yang memisah.
-   Masukkan air jeruk nipis, aduk rata dan angkat.







Sajikan siomay goreng dan bahan pelengkap dengan saus kacang, kecap, saus sambal dan jeruk limau.
Buat yang ribet atau gak sempat bikinnya,,,,Yuk mari pesan aja yaaa di dapur aneila ^_^


                                                                

Pie Susu for Jeng Asriana Damayanti (Jakarta Timur)




Pie susu ini pesanan teman SMA saya sewaktu di Purworejo, Jeng Asriana Damayanti. Sekarang beliau tinggal di Kramat Jati Jakarta Timur.
Fotonya juga di kirim langsung lho dari Jakarta,hihihihi,,,,karena sewaktu mau dipacking saya tidak sempat jepret-jepret ambil gambarnya karena masih harus memburu waktu mengerjakan pesanan yang lain.


Nih, Jeng Asriana juga mengirimkan foto pienya yang sudah di buka boxnya. Pienya masih utuh, tidak hancur sama sekali sampai di Kramat Jati Jakarta. Karena pengirimannya menggunakan packing kayu yang sudah disediakan oleh jasa pengiriman langganan yang sering akun pakai untuk mengirim orderan pie ke seluruh wilayah di Indonesia.
Terima kasih ya Jeng Asriana atas pesanannya ;)

Pie Susu for Ibu Yogi



Ini adalah pie susu yang dipesan oleh Ibu Yogi, untuk oleh-oleh orang pertambangan yang ada di Borneo. Pesannya pun super duper mendadak. Alhamdulillah semua pesanan pie 5 box dapat selesai tepan waktu. Terima kasih ya bu, untuk pesanannya yang kesekian kalinya. Semoga semakin lengket dengan dapur aneila.Hehehehehe ....

Pie Susu for Tante Lily (Jakarta pusat)

 
 
 
Pie susu ini dipesan oleh Tante Lily di Jakarta Pusat. Tante Lily ini adalah salah satu pelanggan setia Dapur Aneila.
Terima kasih Tante, atas pesanannya ^_^
 

Sabtu, 14 Desember 2013

Teh Rempah ala Dapur Aneila

 
 



Cuaca dingin begini pasti pinginnya minum  yang hangat-hangat. Minuman ini adalah minuman favorit ayahnya anak-anak. Teh rempah ala dapur aneila xixixixi namanya alay sekali. Karena minuman ini aku buat spontan, saat ayahnya anak-anak tiba di rumah setelah pulang dari kantor. Waktu itu cuaca di Semarang sedang gak bersahabat, seharian mendung dan dari siang sudah mulai turun hujan hingga malam hari.
Bahan-bahannya juga mudah didapat, karena sesuai isi kulkas hehehehe :D , bikinnya pun juga nggak ribet. Semua serba mudah dan cepat, cuma butuh waktu 10 menit untuk menyiapkannya dan menyulap menjadi minuman penghangat tubuh dan penyehat tubuh pastinya karena semua bahan terdiri dari bahan rempah.

                                                         Bahan


250      ml            air
5          sdm          gula pasir
1          buah         batang sereh
1          ruas          jahe, bakar, kupas lalu dikeprek
3          lbr            daun jeruk, sobek jd 2
1/2       buah         air jeruk nipis
2          sachet       teh celup  (optional)

                                                          Cara

-  Rebus air, gula pasir, sereh, jahe, dan daun jeruk hingga mendidih
-  Masukkan teh celup dan perasan air jeruk nipis
-  Aduk rata, matikan kompor dan tehy rempah siap dinikmati



Srruuuuppppp,,,,,,nikmatnya, badan langsung berasa hangat. Yuk bunda coba bikin di rumah untuk minuman penghangat tubuh bagi keluarga ;)

Kerang Tumis Pedas

Alhamdulillah,,,,akhirnya bisa posting resep lagi setelah sekian lama sempat cuti (halah bahasanya xixixixi) karena full job mengerjakan pesanan pie susu dan apple pie serta bronketem untuk beberapa customer.
Kali ini sasarannya adalah kerang hijau. Salah satu seafood kegemaran keluargaku. Sedikit bercerita nih, sewaktu masih tinggal di Jakarta aku sering mengolah kerang hijau ini yang masih utuh, maksudnya yang masih ada cangkangnya. Kerang utuh biasanya hanya aku rebus dengan bumbu bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit yang dikeprek dan ditambah dengan kaldu bubuk (optional).
Tapi sekarang, karena di Semarang jarang tukang sayur langganan bawa kerang hijau yang masih ada cangkangnya, jadi ya mau tak mau kerang hijau kupas (yang sudah dilepas dari cangkangnya). Sebenarnya sih bisa saja kalo memesan terlebih dahulu. Tapi jarang ada di pasar.


                                                                               Bahan


250    gram     kerang kupas, bersihkan sisihkan
6        siung     bawang merah, diiris
3        siung     bawang putih, keprek lalu diiris
7        buah      cabe hijau ,diiris
8        buah      rabe  rawit merah,diiris
3        sdt         gula pasir (sesuai selera)
1/2     sdt         garam
1        sdm       saus tiram
1        sdm       kecap inggris
1oo    ml         air
1        buah     tomat
minyak untuk menumis

                                                                               Cara                                                                         

-   Panaskan minyak goreng dalam wajan.
-   Masukkan bawang merah dan bawang putih, tumis hingga layu dan harum.
-   Masukkan cabe, garam, gula pasir. Tumis / masak cabe hingga agak layu.
-  Masukkan air dan tunggu hingga mendidih, lalu masukkan kerang.
-   Aduk perlahan, lalu biarkan agak sedikit berkurang airnya.
-  Masukkan saus tiram dan kecap inggris.
-  Biarkan dingin dan mengentral.
- Masak hingga air tinggal sedikit dan matang, siap dihidangkan.

Kerang tumis pedas siap dihidangkan ^_^















Rabu, 11 Desember 2013

BanCake (banana cake) For Mbak Fafurida (Universitas Negeri Semarang)





BanCake ini adalah pesanan Mbak Fafurida. Terima kasih Mbak untuk pesanannya ;)

Pie Susu For Mama Aira di Tangerang




Pie susu ini dipesan oleh Mama Aira di Tangerang, alhamdulillah pie susunya selamat sampai tujuan dan tidak hancur sedikitpun.
Kata mamanya, Aira sangat suka sekali dengan pie susunya. Terima kasih Aira ^_*

Apple Pie for Ibu Yogi






Apple Pie ini di pesan oleh Ibu Yogi untuk acara selamatan pindah rumah saudaranya yang ada di Semarang.
Terima kasih untuk pesanannya , semoga saudara Ibu Yogi mendapat banyak limpahan berkah di rumah barunya . Amiinn :)

Bronketem dan Apple Pie For Miss Puput

 
 
 

Bronketem dan Apple Pie pesanan Miss Puput (House of Talenta Graha Padma), katanya untuk oleh-oleh Ibunya dan Kakaknya yang ada di Kota Batang :D
Kata Miss Puput, Ibunya sangat menyukai bronketemnya, untuk apple pienya ludes oleh kakaknya miss puput dan miss puput sendiri xixixixixixi
Terima kasih Miss Puput untuk pesanannya, salam untuk Ibu dan Kakaknya ya ^_^

Rabu, 06 November 2013

Bakso Sapi

Alhamdulillah,,,,akhirnya bisa posting kembali setelah beberapa lama susah banget pegang laptop :D . Hampir 3 minggu setelah baking CBD gak terjun ke dapur .Hehehehe biasa hawa capek masih nempel. Ditambah si kecil Lolly (Aneila) sakit diare dan diharuskan rawat inap di rumah sakit untuk beberapa hari.
Wah dapat PR ini dari dokter, harus lebih diperhatikan lagi asupan makanan untuk anak-anak. Selama nemenin Lolly di rumah sakit sempet ikutan galau, nanti setelah Lolly sembuh dan pulang ke rumah mau bikin masakan apa ya,,,,,(tik tok tik tok,,,,otak mulai berfikir). langsung deh keingetan, waktu itu sebelum diare, Lolly sempat aku ajak beli bakso. Yaaaa meskipun sakit diarenya bukan karena makan bakso, tapi karena kehujanan setelah pulang dari beli bakso. Karena baksonya dibungkus buat makan di rumah.
Alhamdulillah Lolly sekarang sudah sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter.
Saatnya sekarang membuat masakan untuk anak-anak, kebetulan di dalam freezer daging sapi dan sedikit ayam fillet. Dan masih punya persediaan putih telur sisa membuat orderan pie susu kemarin.
Gak pake lama, langsung cuuuuussssss,,,,siapin semua bahan :D. Resep bakso sapi ini aku contek dari resep bakso sapi homemade milik Mbak Ricke (Bunda nadhifa) yang sekarang berdomisili di Korea Selatan. Mbak Ricke ini adalah Idolaku di dunia baking n cooking ^_^
Terima kasih banyak Mbak Ricke untuk semua resep-resepnya dan ilmu-ilmunya. Semakin cinta sama Mbak Ricke :)
Di resep aslinya, full memakai daging sapi sebagai bahan utamanya. Di sini aku kombinasi dengan sedikit ayam fillet (sayang kalo tidak dimanfaatkan hehehe) dan resepnya sedikit aku modifikasi sesuai dengan kondisi bahan yang ada di dapur :D


 
 
Bahan
 
375    gram    daging sapi (hilangkan/pisahkan dengan bagian lemak dan uratnya)
125    gram    ayam fillet (dalam resep asli memakai 500 gram daging sapi)
150    gram    es batu (hancurkan) atau bisa gunakan air es yang super duper dingin yaaaa
1 1/2  sdt        garam
1/2     sdt        soda kue / baking powder
50      ml         putih telur
7        siung    bawang putih (haluskan)
3        sdt        bawang goreng
75     gram    tepung sagu/ tepung tapioka (resep asli 100 gram) untuk ukuran tepung bisa sesuai selera           
Air untuk merebus bakso
Air dingin dalam baskom untuk merendam bakso
 
Cara
 
- Panaskan panci yang berisi air, hingga mendidih.
-  Cuci daging bdan ayam fillet hingga bersih, lalu potong-potong. Siapkan alat untuk menggiling daging,
- Giling daging dan ayam fillet hingga halus dan lembut.
- Taruh daging yang sudah dihaluskan ke dalam baskom, lalu masukikan es batu, bawang putih yang sudah dihaluskan, putih telur, bawang goreng, soda kue, garam, dan tepung tapioka. Aduk dan uleni hingga bumbu tercampur rata dan adonan lembut seperti pasta.
- Kecilkan api hingga air dalam panci tidak keluar letupan airnya.
- Ambil satu sendok adonan bakso, lalu genggam hingga adonan keluar dari sela-sela ibu jari dan jari telunjuk kemudian ambil dengan sendok yang sebelumnya dicelupkan ke air dingin.(agar adonan bakso tidak menempel pada sendok ketika disendok dari sela-sela jari)
- Masukkan bulatan bakso ke dalam rebusan air, lakukan hingga adonan habis. Atau bisa dilakukan dengan 2 buah sendok teh untuk ,membuat butiran bakso.
-  Setalah butiran bakso mekar dan mengapung, besarkan api hingga air dalam panci meletup-letup, rebus bakso kurleb 5 menit agar bakso matang sempurna.
- Angkat bakso lalu masukkan ke dalam baskom yang berisi air dingin. Rendam kurleb 3 menit agar bakso teksturnya kokoh dan padat.
- Tiriskan bakso, dan bakso siap dinikamti bersama pelengkapnya.
 
 



 

So yuuuummmmyyyy,,,,,,,,bakso sapi homemade pastinya lebih benak, lebih higienis, lebih bergizi, tanpa pengawet, tanpa MSG. Yang pasti aman dan sehat untuk dikonsumsi seluruh anggota keluarga.
Bakso sapinya nggak keras lho, empuk banget. Lolly aja sampai habis 10 butir bakso, hihihihi capeknya langsung hilang kalo anak-anak menyukainya ^_^
Nggak apa-apa bunda, repot sedikit yang penting kita bisa memberikan yang berkualitas untuk keluarga kita terutama menu makanan buat si buah hati.
 
 
 
 
(Daging yang sudah dihaluskan)
 
(Adonan bakso yang siap dicetak)
 
 
Jika tidak punya alat untuk menggiling daging, bisa menggunakan daging giling yang tersedia di supermaket atau bisa pesan lewat tukang sayur, biasa tukang sayur bisa bawain jika kita pesan daging sapi giling.
 
 
(Bakso yang siap disimpan dalam freezer)
 
 
Untuk kuah baksonya, agar kuah bakso terasa sedap campur air kuah dengan bagian lemak/urat yangb tadi kita pisahkan dari dagingnya.
 
 
Note:
 
*)  Untuk bakso fresh tanpa pengawet, hanya tahan 1 hari saja dalam suhu ruang. Akan tahan hingga 1 minggu jika disimpan dalam suhu kulkas. Dan akan lebih awet hingga 2-3 bulan jika disimpan dalam suhu freezer atau dibekukan.
 
 


Blackforest CBD for Okty

Blackforest Cake B'Day ini aku buat khusus untuk keponakanku di Magelang. Awalnya waktu di minta suruh buatin CBD sempat bingung dan sempat pusing tujuh keliling. Mau pake base cake apa, mau dekor dengan tema apa. Dalam angan-angan sih kepinginnya temanya sesuai dengan kepribadian Okty, yang girly, rapi, tapi sedikit jutek. Yaaaaa umumnya anak ABG usia 14 tahun gitu dech.
Hampir 1 minggu cari-cari referensi, cari-cari ide. mentok-mentoknya semua ide di dapat di dapur xixixixixi emang orang aneh yaaaa (heran terhadap diri sendiri).
Akhirnya pilihan jatuh pada Blackforest . Berhubung di dapur masih ada banyak stock dark chocolate sisa orderan kurma chocolate, jadi gak ada salahnya kalo di manfaatkan.
 
 
 
 
 

Manis banget tampilannya (mulai memuji karya sendiri) ^_^ ditambah dengan ornamen/hiasan boneka sedang menari balet,,,,pas banget dengan karakter Okty yang kemayu hehehehehehe.
Base cakenya aku pakai Chocolate spongecake. Aku buat menjadi 3 layer dengan filling selai strawberry. Untuk filling luarnya aku pakai butter cream buatan sendiri, yang di tutup dengan serutan dark chocolate di atasnya, serta potongan dark chocolate full di sekeliling cake.
Simple banget cara bakingnya dan cara menghias cakenya. Yuk untuk lebih jelasnya lagi simak resep resep dan cara bakingnya. Monggo.......
 
                              
  
 
 
Bahan
 
5    butir     telur
80  gram    gula pasir
75  gram    tepung terigu
25  gram    coklat bubuk
75  gram    margarin
25  gram    DCC (dark chocolate)
2    sdm      maizena
1    sdt        emulsifier (optional)
1/2    sdt     vanili
 
 
Cara
 
-  Panaskan oven, olesi loyang bundar  diameter 18cm olesi dengan margarin tipis-tipis lalu bawahnya alasi dengan kertas roti, sisihkan.
-  Lelehkan margarin bersama dengan DCC, sisihkan.
-  Dalam baskom, masukkan telur; gula pasir; vanili; tepung terigu; maizena; bubuk coklat. Lalu mixer dengan kecepatan tinggi, sampai mengembang.
-  Setelah mengembang, masukkan emulsifier, mixer lagi sampai adonan berwarna pucat dan meninggalkan jejak jika ujung mixeer diangkat.
-  Matikan mixer, lalu masukkan campuran  margarin leleh dan DCC, aduk balik menggunakan spatula. Jangan sampai ada lelehan margarin yang belum tercampur, karena akan menyebabkan bantet. Aduk hingga adonan homogen.
-  Kemudian tuang ke dalam cetakan dan panggang kurleb 45 menit tergantung kondisi oven masing-masing.
-   Lakukan test tusuk dan tes tekan, untuk mengetahui cake sudah matang/belum.
 
"Butter Cream"
1/4     gram  mentega putih
1/4     gram gula halus
air panas secukupnya
 
Cara
Buat gula halus menjadi karamel, lalu mixer dengan mentega putih.
 
 ****

Alhamdulillah, CBD nya sukses dan tidak rusak/penyok sampai di tempat tujuan yaitu Magelang. Hanya saja dark chocolatenya agak sedikit meleleh. Tapi tidak akan mengurangi rasa dan keindahan CBD nya.
Happy b'day ya Okty semoga panjang usia dan menjadi anak yang sholehah.^_^

Rabu, 16 Oktober 2013

Mini Pie Susu

Mini Pie Susu ini aku buat untuk teman-teman ayah di Bank Mandiri Jln Pemuda Semarang.
Kata teman-teman ayah sekantor, pie susunya enak. Begitu juga yang di rumah customer sejatiku Daffa, Adek dan Lolly doyan banget dengan pie susu buatan mamanya. Mereka bilang "kayak yang di Bali ya Ma " hihihihihi jadi tambah bangga aja nih ^_^



Pie Susu for Ibu Yogi

Pie susu ini adalah pesanan keluarga Ibu Yogi. Waktu itu aku sempat bikin pie susu untuk dibawa ke kantor suamiku, kebetulan aku bikinnya lebih, jadi aku antar ke rumah Ibu Yogi.
Nggak sampai sehari, Ibu Yogi langsung bbm aku dan bilang kalo pie susunya enak banget dan kemudian beliau pesan untuk keluarganya.


Terima kasih buat Ibu Yogi dan keluarga yang sudah pesan pie susu dari dapur aneila. ^_^

Kurma Chocolates

Lebaran kemarin aku sempat membuat orderan Kurma Coklat. Kurma Coklat ini ada dua varian yaitu Kurma Coklat isi Keju dan Kurma Coklat isi Kacang Mete.


 
 
Yang order Kurma Coklat ini nggak hanya untuk wilayah Semarang saja lho, tetapi juga wilayah Magelang dan Purworejo.

Cheese Stick

Rindu dengan yang satu ini, banyak sekali kenangan tentang yang satu ini. Suka dukanya, jatuh bangunnya merintis usaha ini, semua ada di Cheese Stick Aneila.
Ini merupakan usaha rumahan pertama kali yang aku jalani selama tinggal di Jakarta. Tepatnya di Jalan Cendrawasih rt 5 rw 1  Pesanggrahan Bintaro.
Alhamdulillah banyak sekali pencinta cheese stick yang sudah order Cheese Stick Aneila ini. Tidak hanya orang Jakarta saja kosumen pencinta Cheese Stick Aneila ini. Tetapi sudah sampai ke luar Pulau jawa yaitu Kalimantan Tengah dan NTB.



Kenangan manis tentang Aneila Cheese Stick masih tetap tersimpan, belum tau kapan akan memulai usaha ini lagi di kota yang baru ini. Di Kota Semarang ini, Aneila Cheese Stick belum bisa diproduksi kembali karena beberapa kendala. Terutama kendala mengenai tenaga pembantu dalam proses pembuatannya.
Tidak lupa aku ucapkan terima kasih untuk semua pelanggan Aneila Cheese Stick untuk Tante Lili (Jak-Pus) yang selalu memesan Aneila Cheese Stick dan selalu menjadi motivator aku; para karyawan Plaza Mandiri  Jak-Sel khususnya Lt 24 (Ajengvita,Mbak Dewi,Lia,Iwa,Eko,Pak Agus Salim,dll) ; Mbak Betty dkk di Tangerang; Mbak Heni di Bogor;  Kel.Eko Ugroseno di Jak-Utara; Mbak Yuli dkk di Kendal; Sulistina di Ciputat; Asri Wibisono yang telah menjadi reseller Purwakarta; Winda reseller Tangerang.

Sate Kambing Mentega

Sate,,,,sate,,,,sate hihihi mentang-mentang Hari Raya Idul Adha terus postingannya sate kambing. Iya mumpung ada daging kambing nggak afdol rasanya kalo nggak bakar-bakar. Lumayan susah juga waktu mau bikin bakarannya, karena rumah kami ada di dalam cluster jadi gak ada warung dekat rumah, stok minyak tanah juga gak punya. Persiapannya cuma arang dan korek api (tutup muka), gimana bisa nyala kalo minyak tanah aja gak ada, terpaksa harus keluar dari cluster untuk menmburu si minyak tanah. Untung saja di kampung dekat perumahan ada warung yang jual minyak tanah, meskipun harganya relatif mahal, tapi tak apalah yang penting bisa nyate hehehehehehe





                                                                                   Bahan

425  gram       daging  kambing , cuci bersih dan tiriskan
tusuk sate siap pakai
3   lembar       daun pepaya
1   sdm           mentega/margarin
Kecap manis  secukupnya

Haluskan:
3    siung    bawang putih
1    sdt        ketumbar
5    butir     lada
1    sdt        garam

Sambal Kecap:
3    siung   bawang merah, potong dadu kecil
8    buah    cabe rawit merah, potong kecil
Kecap manis    secukupnya

Pelengkap:
Tomat
Ketimun

                                                                                 Cara

-   Potong-potong dadu daging kambing kambing yang sudah dicuci bersih 2x2cm
-   Campur bumbu halus dengan mentega/margarin lalu lumuri daging dengan bumbu halus+mentega tadi.
-   Tusuk dengan tusukan sate, setiap tusuk isi 5 potong daging kambing, lakukan hingga daging habis.
-    Lalu bungkus dengan daun pepaya dan diamkan 1 malam dalam kulkas.
-   Setelah didiamkan semalam, keluarkan lalu diamkan sebentar kurleb 1 jam kemudian bakar diatas bara api.
-   Setengah matang, lalu olesi dengan kecap manis dan bakar lagi hingga matang.

                           



Bakar-bakarnya gak perlu pakai kipas-kipas, capek  bisa pegel nih tangan. Aku pakai kipas angin untuk membuat agar si arang menjadi bara api dan daging kambing matang sempurna. Terutama untuk efisiensi waktu dan tenaga. hehehehehe (ketaun deh malas nya)



Minggu, 06 Oktober 2013

Donat Kabocha (Donat Labu Jepang)

Donat lageeeeee,,,,,,emang ini salah satu makanan cemilan favorit keluarga aku, terutama anak-anak. Mereka paling seneng kalo mamanya lagi bikin donat, ada bagian favorit anak-anak lho kalo setiap sedang buat donat (udah kayak adegan sinetron aja hehehehe). Anak- anak paling seneng kalo lagi tiba saatnya proses banting membanting, katanya "serem mama kalo lagi banting donat"  Lha kok banting donat dek? Hadweh,,,,bukan donat dek, tapi adonan (tutup muka deh mamanya) ^_^.
Kali ini aku bikin donat kabocha (labu jepang). Sudah lama senenernya aku persiapkan si kabocha ini di rumah. Niat awal tadinya mau aku pakai untuk bikin kue lumpur, tapi rasa malas masih menguasai hihihihihi. Sampai akhirnya waktu pagi hari langsung semangat pingin bikin donat aja. Ditambah dapat dukungan dari anak-anak, jadi tambah semangat dech, gak perlu pakai sarapan dulu langsung siapin tenaga buat banting-banting adonan.
Kalo nggak punya/nggak ada kabocha, bisa diganti dengan labu kuning/labu parang yang biasa dijual di tukang sayur langganan.





Labu ini teksturnya sangat lembut jika sudah dikukus. Dan juga kandungan airnya lebih banyak dibandingkan dengan kentang. Untuk itu kali ini aku hanya memakai sedikit sekali air. Berbeda jika kita membuat donat kentang yang memerlukan air dalam jumlah cc, kalo donat kabocha ini aku hanya memakai air dalam jumlah persendok makan. Karena jika terlalu banyak memakai air, adonan akan sangat lembek. Karena dalam kabicha/labu kkuning/labu parang sudah banyak kandungan airnya.




Bahan



300    gram     tepung terigu protein tinggi (aku pakai tepung cakra)
75      gram     gula halus   (yang tidak suka manis bisa dikurangi karena kabochanya sudah manis)
3        sdm       air
150    gram     kabocha/labu kuning/labu parang , kukus dan haluskan (aku blender)
1/2     bks       fermipan
25      gram     susu bubuk FC
50      gram     margarin
2        butir      telur

Topping
-  Ice  sugar

                                                                             Cara

-  Campur  250 gram tepung terigu, gula halu, dan fermipan.
-   Masukkan telur lalu uleni agar tercampur rata.
-   Masukkan air lalu uleni kembali sampai benar-benar ragi larut dan tercampur rata.
-   Masukkan kabocha yang sudah di haluskan, uleni kembali lalu masukkan margarin dan uleni sampai semua adonan tercampur rata.
-   Adonan masih sangat lembek, masukkan sisa tepung terigu, kemudian diuleni  dan sering-sering dibanting, sampai benar-benar kalis dan adonan elastis.
 - Lalu cetak dan goreng dengan api kecil sedang hingga kuning keemasan.
-  Setelah dingin taaburi dengan ice sugar.
Lihat, donatnya cantik sekali. warna kuning itu asli dari warna kabocha lho.  Kalo untuk aku pribadi, aku lebih suka dengan donat kabocha. Selain warna donat yang dihasilkan, tekstur donatnya juga lebih lembut dibanding donat kentang. Jadi donat yang dihasilkan lebih empuk dan  lebih lembut tentunya ^_^




Yuuuuummmmyyyyyyy,,,,,,,,,donat kabocha siap dinikamati disaat weekend bersama keluarga. Kalo kita sekeluarga lebih suka dengan donat yang di taburi ice sugar dibanding dengan donat yang di beri topping DCC leleh. Jadi pas banget sambil nonton tv dan minum teh  weekendpun terasa nikmat. :D

Note: Agar donat tetap empuk hingga berhari-hari, simpan donat dalam wadah  dan tutup rapat.
                                                                  



Jumat, 04 Oktober 2013

BRONKETEM (Brownies Ketan Hitam)

Postingannya lumayan telat,,,,, bronketem ini aku buat sekitar 3 minggu yang lalu. Waktu itu aku buat untuk menjamu saudaraku yang hendak main ke rumah. Terus terang rasanya puas banget bisa bikin bronketem ini yang resepnya aku kutip dari dapurnya Bunda Ricke. (matur suwun bunda resepnya). Di Semarang yang namanya brownies itu sudah sangat buanyak hehehehehe saking banyaknya karna emang tempatnya brownies. Hanya saja aku belum nemuin brownies yang lain daripada yang lain, kalo di Bandung mungkin sudah banyak ya, selain brownies coklat.
Ini dia si hitam yang legit di mulut,,,^_^




                                                                           Bahan


250     gram     tepung ketan hitam
20       gram     coklat bubuk
200     gram     gula pasiran
6         butir      telur
200     gram     minyak sayur (ditimbang yaaa)
100     gram     DCC cincang
1         sdt        Emulsifier
1         sdt        esence vanila
2         sdm      susu kental manis
miesis  secukupnya

                                                                            Cara
-   Panaskan panci pengukus (dandang) yang tutupnya dibungkus dengan kain bersih (serbet bersih).
-   Siapkan loyang persegi panjang / loyang brownies yang sudah diolesi margarin tipis-tipis dan alasnya dilapisi kertas roti.
-   Campur tepung ketan hitam dengan coklat bubuk, lalu ayak.
-   Lelehkan DCC dengan minyak goreng lalu sisihkan
-   Mixer dengan kecepatan tinggi, gula pasir, telur, emulsifier, hingga pucat mengembang dan kental.
-   Masukkan susu kental manis, esence vanilla, lalu turunkan kecepatan mixer. Kemudian masukkan tepung ketan hitam. Hingga tercampur rata. Matikan mixer.
-   Masukkan DCC yang sudah dilelehkan tadi bersama dengan minyak goreng, lalu aduk balik hingga adonan tercampur rata dan homogen.
-   Masukkan 1/2 bagian adonan, lalu kukus selama 5 - 10 menit, kemudian keluarkan dari dandang lalu taburi dengan meisis coklat hingga merata. Kemudian tuang kembali di atasnya sisa adonan tadi, dan kukus selama 20 menit atau sampai matang.






So yuuummmmyyyyy,,,,, brownies  ketan hitam siap dinikmati. Dan saudaraku seneng banget lho sama bronketem ini.
Jujur kalo aku gemes dengan tampilan filling meisisnya, jadi bronketemnya terlihat 2 layer :D.
Dan yang gak kalah gemesnya, tekstur ketan hitamnya,,,hhhhmmmm sampai suash diungkapin karena saking enaknya hehehehehehehe
Penasaran???  Monggo di coba resepnya ^_^



Sosis Solo

Sosis solo,,,,akhirnya kesampaian juga bikin sosis solo yang sempat jadi primadona di tahun 93/94an. Tapi jangan salah, meskipun sempat menjadi primadona, tetapi sampai sekarang si sosis solo ini masih eksis lho di toko ataupun tempat yang berjualan kue, khususnya kue-kue tradisional.

Sosis solo ini termasuk salah satu makanan favoritku,,,dan kini menjadi salah satu menu favorit teman nge-teh keluargaku ^_^



 
 
 
                                 Bahan
 
 
Kulit
200  gram    tepung terigu serba guna
300  cc      air
4    butir   telur
1/2  sdt     garam halus
1/2  sdt     gula pasir
3    sdm     minyak goreng
minyak goreng untuk menggoreng
cara
-  campur semua bahan menjadi satu, aduk menggunakan wisker atau spatula hingga tercampur rata dan adonan licin.
-  masukkan minyak goreng, aduk kembali. Lalu cetak menggunakan cetakan dadar. Lakukan hinggga adonan habis. Sisihkan.
 
Isian
250   gram   ayam fillet
3     siung  bawang putih
1/4   sdt    lada
garam   secukupnya
gula pasir    secukupnya
50   cc  air rebusan ayam fillet
2     lembar daun salam 
Cara
-  rebus ayam hingga empuk, lalu cincang halus. sisihkan air sisa rebusan tadi.
-  haluskan bawang putih dan lada, lalu tumis hingga layu. Masukan ayam fillet cincang, gula pasir, garam, daun salam aduk hingga bumbu tercampur rata.
-  masukkan sisa air rebusan tadi,masak hingga kering.
 
                        Penyelesaian
-  ambil 1 lembaran kulit, beri isian daging ayam lalu gulung. Lem pakai sedikit larutan tepung terigu. Lakukan hingga adonan habis.
-  Goreng dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.
 


Senin, 30 September 2013

Mini Sus

Postingnya pagi-pagi banget mumpung masih legaan hehehehe, karena kalo gak disempetin posting bisa-bisa numpuk deh (buku kali numpuk).
Mini sus ini aku buat saat di rumah akan ada tamu, sempat bingung mau bikin  cemilan apaan buat menjamu tamu. Untungnya waktu buka-buka buku agenda pribadi nemu deh resep sus ^_^


 
 
Aku sengaja buat  dengan ukuran mini agar keliatan lebih imut , seperti yang buat hehehehehe. Karena kan kalo sus ukuran sedang sudah biasa, jadi aku ingin menampilkan kue sus ini dengan tampilan yang lain daripada yangb lain.  Aku juga bikin sus mini ini warna warni agar tampil cantik :)
Anak-anak juga lebih menyukai mini sus warna warni ini, ketimbang sus yang biasa aku buat. Padahal rasanya juga sama enaknya dengan sus yang biasanya. Tapi namanya anak-anak pasti suka dengan tampilan yang warna warni. Ditambah mini sus ini aku beri topping DCC yang aku lelehkan. Wuuuiiiihhhh tambah cantik dan tambah manis si mini sus ini *_^
 
 
 
 
 
Bahan
 
 
 
Kulit
100     gram     tepung terigu
4         butir      telur
100     gram     margarin
200     cc          air
 
Cara 
-  Masak margarin dan air hingga mendidih,
-  Masukkan tepung terigu , masak hingga tepung matang. Aduk terus agar tidak gosong pada bagian bawah wajan/panci. Gunakan api kecil sedang.
-  Setelah tepung terigu  matang, matikan api lalu angkat.
-   Panas-panas, kocok dengan mixer lalu masukkan kuning telur satu persatu sambil dikocok. Hingga tercampur rata.
-   Masukkan putih telur sedikit-demi sedikit sambil terus dikocok hingga tercampur rata dan adonan bertekstur lengket. Matikan mixer, lalu cetak di atas loyang yang telah diolesi tipis margarin.
-  Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu, panggang selama kurleb 30 menit. (lama memanggang tergantung kondisi oven masing-masing yaaaa)
 
 
Filling
300     cc          susu cair
2          butir     kuning telur
50        gram    gula pasir
1           sdm      maizena
1           sdm      tepung terigu
 
Cara
-  Campur semua bahan dalam satu tempat, lalu masak diatas api sedang , sambil diaduk searah jarum jam sampai mengental dan meletup-letup. Angkat dan biarkan dingin (ditutup agar atasnya tidak kering)
 
Topping
DCC  leleh secukupnya
 
Penyelesaian
-  Ambil satu buah kulit sus yang sudah matang, sobek setengah lingkaran menggunakan gunting roti, lalu semprotkan filling ke dalamnya.
-  Terakhir beri topping DCC yang sudah dilelehkan sesuai selera.
 
 
Mini sus siap dinikmati sebagai teman minum teh di sore hari atau sebagai snack kecil untuk menjamu tamu din rumah.
Happy baking Bunda ^_^
 
 
 


 

Sabtu, 28 September 2013

Coffee Mocca CBD for Ayah

Happy Milad for our Lovely  Ayah,,,,,,
Cake BirthDay (CBD) ini aku buat waktu suamiku merayakan hari jadinya. Bukan perayaan besar-besaran sih, hanya perayaan bersama ketiga buah hati kami saja. Karena memang kita tidak pernah merayakan ultah dengan mengundang teman atau kerabat. Karena kami berfikir dengan dirayakan berlima saja itu sudah sangat meriah dan istimewa.
 
 
 
 
Kali ini aku buat Coffee Mocca CBD dengan cake  rasa kopi moka 2 layer, yang fillingnya aku beri buttercream dengan ditaburi white coffee. Sedangkan toppingnya aku hias dengan balutan coklat motif, yang pinggirannya di hiasi dengan buttercream yang diberi hiasan mote pada bagian bawahnya. Untuk topping atasnya aku taburi dengan white coffee dan aku juga gunakan buah strawberry agar terlihat cantik dan manis ^_^
 
 

 
 
 
Agak malu dan kurang pede sebenarnya dengan hasil tulisannya,,,,tapi tak apalah namanya juga hasil karya sendiri, harus tetap dihargai dan dipuji sendiri hehehehe, karena juga tidak jelek-jelek banget.
 
 
 
 
Waktunya tiup lilin ^_^ , waaahhh ternyata yangb tiup lilin bukannya Ayah yang lagi B'day tapi malah Mas Daffa, Adek Rafa, dan Lolly hihihihihi